{"id":3244,"date":"2021-12-31T07:39:25","date_gmt":"2021-12-31T07:39:25","guid":{"rendered":"https:\/\/agropustaka.id\/wb\/?p=3244"},"modified":"2021-12-31T07:39:30","modified_gmt":"2021-12-31T07:39:30","slug":"pemulihan-peternakan-broiler-pasca-pandemi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/agropustaka.id\/wb\/?p=3244","title":{"rendered":"Pemulihan Peternakan Broiler Pasca Pandemi"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Agropustaka.id, Kabar. <\/strong>Daniyal Hanafi merupakan alumni Universitas Andalas yang berasal dari Bukit Tinggi Sumatra Barat, yang berkat pengalaman studinya di dunia peternakan \u00a0telah membawanya kenal dengan sebuah program inovatif untuk kalangan alumni ataupun mahasiswa yang ingin berkecimpung di dunia industri. <\/p>\n\n\n\n<!--more-->\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sudah hampir 5 bulan dia magang di sebuah industri\nunggas PT Charoen Phokpand. Kemudian Danial dipindahkan ke daerah Riau dengan kurang\nlebih hingga saat ini sudah 24 hari di daerah Sore, Kerinci, Sumatra Barat. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><em>Work Based Academy(WBA) <\/em>yang merupakan\nprogram kolaborasi antara industri dan akademisi, yang dimulai oleh Prof. Dr.\nIr. Ali Agus, DAA., DEA., IPU., ASEAN. ENG. Guru Besar di Fakultas Peternakan\nUniversitas Gadjah Mada.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dialah yang mengusulkan program untuk mengembangkan\ndan mempersiapkan sumber daya manusia khususnya bagi lulusan Ilmu dan Industri\nPeternakan agar harapannya menghasilkan <em>output <\/em>yang bersaing dan siap di\ndunia industri peternakan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berawal mula dari mengetahui informasi WBA dari teman seperjuangan,\nDanial merasa dan melihat prospek yang bagus dari program WBA yang saat ini sudah\nberjalan selama 3 tahun, dan sekarang sudah mencapai angkatan #3. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selama tiga tahun ini WBA berhasil menghasilkan sumber\ndaya manusia yang berkompeten misalnya menjadi Technical Service (TS) yang\ndimana mereka bertugas untuk memastikan kebutuhan kandang industri ataupun\nhasilnya berjalan dengan baik dan optimal. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proses magang Danial berpindah pindah tempat, bahkan\nbisa mencapai 4 kali perpindahan kandang yang berbeda. Tujuannya perpindahan\ndan perputaran penempatan tersebut, diharapkan peserta WBA ini mampu melihat\nmembandingkan dari berbagai kandang sehingga dapat memaksimalkan hasilnya. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perputaran lokasi penempatan magang juga merupakan\nkesempatan untuk belajar hal baru dari setiap kandang. Dikarenakan pada setiap\nlokasi dan tempat memiliki karakteristik dan masalah yang berbeda pula. Apabila\nmisalnya pada satu tempat terdapat masalah dan peserta mampu menyelesaikannya,\ndiharapkan juga dapat diterapkan di kandang lain apabila mendapatkan masalah\nyang serupa. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ketertarikan Danial berharap dunia peternakan berawal\ndari masa kecilnya yang memang sudah diajarkan untuk bisa beternak dan\nmenghasilkan sesuatu. Minatnya sejak kecil terhadap peternakan khususnya unggas\nmembuat Danial menjadi semakin semangat untuk mengikuti program WBA. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kemajuan teknologi di masa modern ini menambah peluang\nuntuk berbisnis di dunia perunggasan. Di dunia industri teknologi, pengetahuan,\ndan sains sangat ditekankan untuk melajukan efektivitas produksi unggas, mampu\ndi produksi secara massal sehingga dapat memenuhi kebutuhan konsumen skala\nnasional ataupun nanti nya hingga skala internasional. Bisnis di dunia\npernggasan ditambah dengan kemajuan teknologi bahkan bisa meningkatkan\nkeuntungan hingga dua kali lipat. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bagi para kalangan muda sangat disayangkan apabila\ntidak terjun ke dunia industri peternakan melihat peluang yang ada. Hanya saja\nuntuk mewujudkan dan mendapatkan keuntungan yang maksimal dibutuhkan ketelatenan,\nkesabaran dan pengetahuan untuk memaksimalkan keuntungan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Pada saat masa pandemi industri peternakan tidak\nmengalami perubahan yang signifikan. Pasalnya semua orang dan semua kalangan\nmembutuhkan sumber daya pangan yang bahkan harus terpenuhi dikarenakan virus\nmenyerang bagi orang yang kekurangan gizi. Virus Covid-19 ini menyerang orang\nyang memiliki daya tahan yang lemah. Sedangkan untuk meningkatkan daya tahan\ntubuh diperlukan protein untuk pembentuk sel limfosit untuk melawan patogen\n(penyakit). Dari sini bisa dilihat bahwa peternakan merupakan sektor kebutuhan\npokok. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dampak lebih ke arah warung makan, restoran, ataupun\ntempat wisata yang tutup sehingga kebutuhan akan daging ayam berkurang dari\nsudut itu. Namun dari kejadian pandemi beberapa waktu lalu dampaknya tidak terlalu\nterkena ke sektor peternakan (terutama peternak) dikarenakan pasar masih buka\ndan masyarakat membutuhkan makanan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Peternak tetap mendapatkan keuntungan dan masih\nmemiliki target pasarnya. Bahkan bagi para pekerja yang bergerak di bidang wisata,\nataupun hotel beralih profesi menjadi peternak. Hal ini menandakan bahwa\npeluang beternak memang menjanjikan. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tetap diwaspadai juga bahwasanya pandemic Covid-19 ini\nbelum berakhir<em>. <\/em>Berbagi varian baru juga sudah bermunculan di negara\nlain meskipun untuk saat ini populasi nya tidak meledak seperti di periode awal\npandemi. Kondisi cuaca yang tidak menentu juga harus disiasati agar bisa tetap\nproduktif di masa pandemi ini. Sebagai masyarakat dan kalangan muda juga harus\ncerdik untuk mengambil peluang di kondisi apapun. <\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kunci dari keuntungan dari suatu industri bisnis didapatkan dari usaha yang efektif, ulet dan sabar. jangan sampai bagi pelaku usaha entah itu di dunia peternakan ataupun di dunia peternakan mengalami demotivasi. Karena kesuksesan berawal dari semangat dan tindakan yang konsisten. <strong><em>(AP\/ugm)<\/em><\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Agropustaka.id, Kabar. Daniyal Hanafi merupakan alumni Universitas Andalas yang berasal dari Bukit Tinggi Sumatra Barat, yang berkat pengalaman studinya di dunia peternakan \u00a0telah membawanya kenal&hellip; <\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3245,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[13],"tags":[],"class_list":["post-3244","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kabar"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agropustaka.id\/wb\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3244","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/agropustaka.id\/wb\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/agropustaka.id\/wb\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agropustaka.id\/wb\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agropustaka.id\/wb\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3244"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/agropustaka.id\/wb\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3244\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3246,"href":"https:\/\/agropustaka.id\/wb\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3244\/revisions\/3246"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agropustaka.id\/wb\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/3245"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agropustaka.id\/wb\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3244"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/agropustaka.id\/wb\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3244"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/agropustaka.id\/wb\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3244"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}